:

Indonesia |

English

Testimonial
"GOOD JOB BOSSSSS... .."
jamal,
mekanik (kendari SULAWESI TENGGARA)

http://faceb ook.com
"Selalu berinovasi Bagi Bikers Indonesia. . Bagi barangnya ke Wilayah timur Indonesia dooong,hee ..."
Arif adi mulya,
swasta (NABIRE-PAPUA)

http://
"Selalu inovasi dan inovatif.. .."
arek balap,
mahasiswa (DIY)

http://

 
Layanan Kontak

TECH SUPPORT REXTOR

SALES 1

SALES 2


 


Statistik Pengunjung

: 92

: 4359

 

>> Home  >> Berita Otomotif 

Umum
Pengapian Terprogram (part 1)

 

Sepeda motor yang kita pakai saat ini adalah pengembangan dari sepeda kayuh ayng sudah lebih dahulu ditemukan. Dari menggunakan tenaga kaki manusia, sepeda kayuh berevolusi menjadi sepeda motor yang ditenagai sebuah mesin. Berkembangnya sepeda motor tentu saja meringankan mobilisasi manusia dan semakin efisien waktu tempuh.

sepeda+motorIlustrasi sepeda motor pertama (1.1)

Negara Asia menjadi pangsa pasar terbesar sepeda motor dari pabrikan Jepang, negara-negara Asia kebanyakan masih negara yang berkembang, sehingga masyarakatnya pun masih menggunakan moda transportasi tersebut. Jarang sekali kalau kita lihat di Eropa untuk jenis sepeda motor tentunya.

Sebuah sepeda motor dari awal penemuannya, hingga sekarang telah berkembang sangat maju, dari model sederhana menjadi futuristis. Salah satu pendukung untuk bekerjanya mesin bahan bakar mingyak adalah sistem pengapian, dimana sistem pengapian ini terus disempurnakan.

Pada awal mula mesin generasi lama, sistem pengapian menggunakan mekanis murni yaitu dikenal dengan sebutan "platina". Sistem ini menggunakan mekanis putaran mesin sebagai pengatur penyalaan mesin. Mulai digeser oleh sistem pengapian CDI (Capacitor Discharge Ignition) sekitar tahun 1980 an untuk pasar Indonesia (lokal).

cdi skemaSkema dasar CDI (1.2)

Pengapian CDI lebih tepat dan akurat, CDI bekerja dengan mengisi muatan pada kapasitor dan dilepas secara tiba-tiba oleh pemicu. CDI mendapat sinyal pelepasan muatan oleh Pulser. Setelah terjadi pelepasan muatan, diteruskan menuju "Koil" untuk ditingkatkan tegangan yang dihasilan, tegangan extra tinggi dari koil  dilanjutkan ke "busi" di ruang bakar. Dan terjadilah pembakaran untuk menghasilkan energi mesin.

 
       
User Login
:
:  


Copyright 2009 Developed by JogjaCamp